Linux awalnya dibangun sebagai sebuah project hoby oleh mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds untuk membuat sistem operasi kernel gratis. Kernel Linux secara konstan telah tumbuh secara signifikan sepanjang sejarahnya, bahkan melampui Windows dan MacOS. Sebagai sebuah sistem operasi terbuka, Linux amatlah berbeda dengan Windows yang lebih mengadopsi gaya closed source alias sumber kodenya tertutup dan tidak bisa dimodifikasi oleh pengguna. Jauh berbeda dengan Linux yang memiliki gaya seperti Unix-like, Linux justru mengadopsi sumber kode terbuka, sehingga siapapun bebas untuk menginstall, mengkonfigurasi, mencopy dan mendistribusikannya secara bebas dan gratis.
Aliran ini jelas jauh berbeda dengan sistem operasi besutan Microsoft yang selalu mengkomersilkan segala hal yang berhubungan dengan Windows, termasuk program, software, dan lain-lain. Meskipun Windows menawarkan beragam kemudahan untuk end-users, namun Linux jauh lebih canggih dan sakti dengan Command-Line Interface alias CLI. Linux dikembangkan di bawah GNU General Public License, sehingga kode sumber Linux tersedia secara bebas untuk semua orang.
Linux sangat berbeda dengan Windows dalam segi apapun, hal ini karena Linux dikembangkan dengan bantuan dari developer di seluruh Dunia. Berbeda dengan Windows yang memiliki tim developer yang tentu saja digaji cukup mahal. Ya sebut saja pengembang Linux adalah relawan dari seluruh Dunia dengan konsep berbagi, terbuka dan merdeka. Komunitas pengguna Linux di seluruh dunia menyebutnya sebagai FOSS (Free Open Source Software), gratis dan tanpa bayar lisensi sepeserpun. Tentu saja, Anda tidak akan menemukan activasi lisensi Linux seperti Windows yang komersil.
Awal Mula Penciptaan Linux
Pada tahun 1991, saat belajar ilmu komputer di Universitas Helsinki, Linus Torvalds memulai sebuah project yang menjadi cikal bakal kernel Linux. Torvalds menulis program tersebut khusus untuk hardware yang digunakannya dan independen dari sistem operasi karena dia ingin menggunakan fungsi PC barunya dengan prosesor 80386. Pengembangan dilakukan pada MINIX menggunakan GNU C Compiler.

Pada tanggal 3 Juli 1991, dalam upaya untuk mengimplementasikan panggilan sistem Unix dalam projectknya, Linus Torvalds mencoba mendapatkan salinan digital dokumentasi standar POSIX dengan permintaan ke newsgroup comp.os.minix. Ia tidak berhasil menemukan dokumentasi POSIX, sehingga Torvalds awalnya menggunakan panggilan sistem dari dokumentasi SunOS yang dimiliki universitas untuk digunakan dalam mengoperasikan server Sun Microsystems. Ia juga mempelajari beberapa panggilan sistem dari teks MINIX karya Tanenbaum yang merupakan bagian dari kursus Unix.
Seperti yang ditulis Torvalds dalam bukunya Just for Fun, dia akhirnya menulis kernel sistem operasi. Pada tanggal 25 Agustus 1991, pada usia 21 tahun dia mengumumkan sistem ini dalam postingan lain ke newsgroup comp.os.minix:
"Halo semuanya yang menggunakan minix. Saya sedang membuat sistem operasi gratis (hanya hobi, tidak akan besar dan profesional seperti GNU) untuk klon AT 386(486). Ini telah dikembangkan sejak April, dan mulai siap. Saya ingin mendapatkan umpan balik tentang hal-hal yang disukai/tidak disukai orang di minix, karena OS saya agak mirip dengannya (tata letak fisik sistem file yang sama (karena alasan praktis) di antara hal-hal lainnya)."
Saat ini ada banyak sekali varian distro Linux, termasuk Debian, Ubuntu, CentOS, Redhat, Fedora, OpenSuse, AlmaLinux, RockyLinux, Linux Mint, dan masih banyak lagi. Hampir seluruh sistem distribusi Linux tersebut adalah gratis kecuali RedHat Enterprise Linux. Satu hal yang cukup menarik adalah Debian dan Ubuntu.
Kelebihan Menggunakan Sistem Operasi Linux
- OS Linux 100% adalah gratis, sehingga Anda tidak perlu merogoh kocek mahal hanya untuk membeli lisensi Windows original.
- Tidak perlu takut di-sweeping dan dirazia karena Linux sepenuhnya gratis.
- Dengan menggunakan Linux, berarti Anda telah membantu mengurangi pembajakan software (ilegal) seperti yang banyak kita temukan di Windows, keygen, crack, dan lain sebagainya.
- Anda tidak perlu membeli Linux OS dan mengeluarkan Uang yang mahal untuk membeli CD Windows yang Original.
- Anda tidak Perlu takut Untuk di Sweeping atau di Razia Software karena Linux Free.
- Anda telah membantu mengurangi Pembajakan Software dan tidak perlu membeli Licensi Key/ Keygen.
- Protocol TCP / IP di internet dibangun pada mesin UNIX/Linux, sedangkan Windows hanya embraced TCP / IP (sebagai protokol asli dari Windows 2000).
- Linux jauh lebih aman dari virus dan malware karena dia menjalankan proses pada tingkat terendah.
- Anda tidak perlu defragment hardisk di Linux.
- Lebih dari 80% dari atas 500 supercomputers di dunia menjalankan sistem operasi Linux.
- Anda tidak akan menderita vendor lock-in dengan Linux, seperti dikunci harus menggunakan Windows.
- OS Linux dapat menjalankan distribusi yang sama persis pada sistem 32-bit dan 64-bit, sedangkan Windows bajakan yang sering digunakan di Indonesia adalah Windows 32 bit.
- Mesin Linux hampir mustahil crash atau hang tanpa alasan yang jelas sewaktu running.
- Linux tidak dapat membuat sistem anda unusable seperti yang sering di temukan di Windows.
- Ketika update Windows atau install software/program, update AntiVirus, sistem Windows selalu memaksa pengguna untuk restart/reboot, yang bahkan memaksa untuk restart secara otomatis ketika Laptop sedang running alias digunakan bekerja. Berbeda dengan Linux yang kita boleh reboot sesuka kita setelah update sistem / install software.
- Komunitas Linux di seluruh Dunia adalah orang yang berlimpah dengan keinginan untuk saling membantu memecahkan masalah, apapun pengalaman serta berbagi tips dan ide untuk kreativitas.
Linux dapat membaca dengan baik lebih dari seratus berbagai jenis file system. - Anda bebas mengubah apapun yang ada di dalam Linux, jika punya skill yang memadai.
- Anda tidak akan terjebak dengan legacy software dimana vendor maupun providernya telah ditutup dan tak dapat memperbaruinya.
- Di dunia ini tidak ada sistem operasi apapun yang terbebas dari virus, malware, trojan, dan kode berbahaya apapun. Namun, setidaknya Linux jauh lebih aman karena Linux merupakan open-source dengan bantuan pengembang dari seluruh dunia. Jadi hampir mustahil virus bisa jalan di Linux karena sistemnya mengadopsi sumber terbuka yang bebas dimodifikasi siapapun.
- Satu hal yang sangat menarik adalah bahwa Anda sangat bisa membuat dan membangun sistem operasi sendiri dengan distro Linux jika Anda mau. Tentu saja, kita bebas mendistribusikannya tanpa harus ribet mengurus perizinan Birokrasi Negara. 😀
- Anda akan menemukan banyak software canggih yang gratis di Linux tanpa biaya sepeserpun. Sebut saja software anti-spam open-source populer yakni SpamAssassin yang menghapus spam tanpa perlu merogoh kocek. Anehnya SpamAssassin ini justru menjadi dasar dari produk anti-spam komersial. Bagaimanan mungkin software open-source yang awalnya gratis jadi dikomersilkan, aneh bukan? hehehe
Software open-source sebenarnya jauh lebih baik, sebut saja yang populer seperti Apache, Nginx, MySQL, MariaDB, dan lain-lain. Tidak kebanyang bukan bagaimana jika software free ini dikomersilkan oleh Windows. - Anda bisa punya ratusan user dengan Linux karena sistem ini mengadopsi multi-user. Menarik bukan, hampir seluruh server di dunia berjalan di atas mesin Linux, bukan Windows dan developer boleh membuat banyak user / account dalam satu server.
- Linux memberikan kekuatan besar untuk sistem administrator karena memiliki bahasa scripting sangat kuat.
- Dengan Linux, Anda tidak perlu takut jika sistem server Anda berjalan 24 jam non-stop bahkan selama 1 tahun penuh. Tidak perlu melakukan restart / reboot berkali-kali hanya untuk install software.
Sistem distribusi Linux jelas Out-of-the-box dan jauh lebih advance dibandingkan sistem besutan Microsoft. - Apapun yang Anda inginkan di Linux pasti selalu ada, sebut saja web server, database server, FTP server, mail server, dan banyak lagi.
OS Linux bisa berjalan di hardware PC/laptop jadul, berbeda dengan Windows yang selalu menuntut hardware mutakhir. - Tidak ada extensi .EXE di Windows, cukup jalankan perintah “apt install nama-software” atau “dnf install nama-software” di terminal untuk menginstall software apapun yang Anda inginkan.
- Linux adalah sepenuhnya gratis, terbuka, bebas didownload oleh siapapun di internet dan bebas dimodifikasi, sehingga Anda boleh menyebut bahwa mungkin Linux ini merubah rahmat dari Allah Tuhan Semesta Alam.
- Linux tidak akan mati meskipun mereka open-source dan free, tidak seperti Windows yang komersil alias apa-apa diuangkan. Duit duit duit… wkwkwkwkkwkwkwk
Sumber: en.wikipedia.org
lms.onnocenter.or.id





























