Home History Apa Itu NGINX? Penjelasan, Fitur dan Keunggulan

Apa Itu NGINX? Penjelasan, Fitur dan Keunggulan

133
0
Arsitektur NGINX
Arsitektur NGINX (Image @Medium)

NGINX dibaca “engine-x” adalah software web server open-source yang paling populer di internet yang juga bisa berfungsi sebagai reverse proxy, caching, load balancing, media streaming dan banyak lagi. NGINX dirancang secara khusus untuk menjadi web server berperforma tinggi dengan stabilitas maksimal. Disamping berfungsi sebagai web server HTTP, NGINX juga bisa dimanfaatkan sebagai proxy server untuk email (IMAP, POP3, dan SMTP), plus reverse proxy di depan Apache web server dan load balancer untuk server HTTP, TCP dan UDP.

Latar Belakang dan Sejarah

Awalnya source code NGINX ditulis oleh Igor Sysoev (seorang engineer software asal Rusia) untuk memecahkan masalah C10K di sistem operasi berbasis Linux. Problem C10K adalah sebuah istilah yang didengungkan pada tahun 1999 untuk menggambarkan kesulitan yang dialami web server yang ada pada waktu itu dalam menangani sejumlah besar (10.000) koneksi secara bersamaan (C) / 10.000 koneksi simultan. NGINX kemudian merevolusi cara web server beroperasi dalam konteks performa tinggi dengan mengandalkan arsitektur asinkron berbasis event, dan sejak saat itu NGINX menjadi web server tercepat yang pernah ada.

Igor Sysoev kemudian membuka source code dari project software NGINX pada tahun 2004 dan melihat pertumbuhan penggunaan web server ini secara signifikan dibanding sebelumnya. Tidak lama kemudian Pria ini mendirikan perusahaan NGINX, Inc untuk mendukung development web server tersebut dan untuk memasarkan NGINX Plus sebagai produk komersial dengan fitur-fitur tambahan yang didesain untuk pelanggan perusahaan. Pada tahun 2019, NGINX, Inc menjadi bagian dari perusahaan yang bernama F5.

Harus diakui bahwa saat ini baik web server NGINX maupun NGINX Plus dapat menghandle ratusan ribu koneksi secara bersamaan (simultan) dan banyak digunakan oleh website tersibuk di internet dibandingkan web server lainnya seperti Apache misalnya. Software web server paling populer di internet di dekade ini mencakup NGINX, Apache HTTP Server, Microsoft Internet Information Services (IIS), LiteSpeed, OpenLiteSpeed dan LightTPD.

NGINX sebagai Web Server

Tujuan di balik project NGINX adalah untuk menciptakan web server tercepat di dunia, dan mempertahankan keunggulan tersebut masih menjadi tujuan utama dari project ini. NGINX secara konsisten mengalahkan Apache dan web server lainnya dalam benchmark (tolok ukur) yang mengukur performa web server.

NGINX Reverse Proxy
NGINX Reverse Proxy (Image @keydcn)

Namun, sejak rilis awal NGINX, website di internet telah berkembang dan berevolusi dari sekedar halaman HTML biasa menjadi konten dinamis dan beragam. NGINX telah tumbuh seiring dengan perkembangan tersebut dan sekarang mendukung semua komponen Web modern, termasuk WebSocket, HTTP/2, gRPC, dan streaming berbagai format video (HDS, HLS, RTMP, dan lain sebagainya).

Lebih dari Sekadar Web Server

Arsitektur dasar NGINX yang dapat diskalakan telah terbukti ideal untuk banyak tugas web di luar penyajian konten. Karena mampu menangani volume koneksi yang tinggi, NGINX umumnya digunakan sebagai reverse proxy di depan Apache web server, serta load balancer untuk mengelola trafik masuk dan mendistribusikannya ke server upstream yang lebih lambat, mulai dari database server legacy hingga microservices.

Lebih dari itu, NGINX juga sering ditempatkan di antara klien dan web server kedua, yang berfungsi sebagai terminator SSL/TLS atau web akselerator. Karena bertindak sebagai perantara, NGINX secara efisien menangani tugas-tugas yang dapat memperlambat web server Anda, seperti negosiasi SSL/TLS atau kompresi dan caching konten untuk meningkatkan performa secara keseluruhan. Website dinamis yang dibangun menggunakan berbagai teknologi mulai dari Node.js hingga PHP, umumnya menggunakan NGINX sebagai cache konten dan reverse proxy untuk mengurangi beban pada server aplikasi dan memanfaatkan hardware yang ada dengan paling efektif..

Tentang NGINX Open-Source dan NGINX PLUS

Baik NGINX Open-Source maupun NGINX PLUS adalah solusi web server dan delivery aplikasi terbaik di kelasnya yang digunakan oleh website dengan trafik tinggi seperti Cloudflare, WordPress, Dropbox, Netflix, dan Zynga. Bahkan lebih dari 350 juta situs web di seluruh dunia telah mengandalkan NGINX open-source dan versi komerasial NGINX Plus untuk menyajikan konten mereka secara cepat, handal, efisien, dan aman.

Arsitektur NGINX
Arsitektur NGINX (Image @Medium)

Sebagai software all-in-one yang berfungsi sebagai load balancer, web server, API gateway, dan reverse proxy yang dirancang untuk arsitektur cloud-native, NGINX dapat membantu Anda untuk mempercepat upaya modernisasi infrastruktur IT dan aplikasi website Anda. Sementara itu, sebagai versi komerasialnya, NGINX Plus mampu memberikan kemampuan berkelas enterprise dengan kehandalan dan keamanan yang lebih kuat.

NGINX juga merupakan software multi-fungsi. Karena dengan menggunakan NGINX, Anda dapat menggunakan software yang sama sebagai load balancer, reverse proxy, cache konten, dan web server Anda, sehingga meminimalisir jumlah software dan konfigurasi yang perlu dimaintenance oleh organisasi Anda. NGINX menawarkan dokumentasi dan berbagai macam eBook, webinar, dan video untuk membantu Anda memulai menggunakannya. Sedangkan versi berbayar NGINX Plus menyertakan dukungan pelanggan dengan respon cepat, sehingga Anda bisa mendapatkan bantuan dengan mudah dalam mendiagnosa part mana pun dari stack Anda yang menggunakan NGINX atau NGINX Plus.

NGINX terus berkembang secara pesat. NGINX telah berada di garis depan pengembangan Web modern selama dekade terakhir, dan telah membantu memimpin dalam segala hal mulai dari HTTP/2 hingga dukungan mikroservice. Seiring dengan terus berkembangnya development dan deliveri aplikasi web, NGINX Plus terus menambahkan fitur yang memungkinkan deliveri aplikasi yang sempurna, mulai dari dukungan untuk konfigurasi menggunakan implementasi JavaScript yang disesuaikan untuk NGINX, hingga dukungan untuk modul dinamis.

Referensi: F5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here