Linus Torvalds secara resmi telah merilis Kernel Linux versi 7.0 beberapa hari yang lalu, sebuah versi kernel yang saat ini sudah digunakan di versi beta development Ubuntu 26.04 LTS (Resolute Raccoon). Kernel Linux 7.0 membawa sejumlah perbaikan dan peningkatan, termasuk standarisasi sistem baru dalam hal pelaporan error file system, peningkatan performa SWAP memori, dan dekode video hardware untuk sejumlah PC single-board Rockchip ARM64. Selain itu, dukungan Rock Band 4 Bluetooth controller juga tersedia.

Manajemen Memori dan SWAP

Linux 7.0 membawa banyak peningkatan pada subsistem SWAP, melanjutkan upaya yang dimulai pada kernel versi 6.18 ketika penataan ulang subsistem meningkatkan kecepatan di bawah tekanan memori. Pengerjaan ulang tabel swap pada fase II melibatkan pembersihan dan percepatan cara data dibaca kembali dari swap ke RAM ketika memori penuh.

Selama pengujian, perubahan tersebut menunjukkan peningkatan kecepatan hingga 20% pada beban kerja di mana beberapa proses berbagi memori yang sama yang telah di-swap dan telah diuji menggunakan Redis Cache dengan koneksi persisten. Pada versi Linux desktop, peningkatannya lebih sederhana dengan hasil peningkatan swap yang diklaim lebih baik atau identik di semua lini.

Di sisi yang lain, ada peningkatan jika menggunakan ZRAM yang dikonfigurasi dengan perangkat pendukung seperti disk misalnya. Sebelumnya, kernel perlu mendekompresi zram sebelum menuliskannya ke disk ketika RAM penuh. Sekarang semenjak Linux 7.0, kernel dapat menulis data terkompresi zram secara langsung.

NTFS3 & Self-Healing XFS Filesystem

Ubuntu menggunakan format EXT4 sebagai sistem berkas jurnal default. Pada Kernel Linux 7.0, EXT4 mendapatkan perbaikan performa tulis (write) untuk direct I/O write secara bersamaan, yang dikembangkan berdasarkan ukuran blok yang lebih besar, dan peningkatan performa tulis yang diperkenalkan di Linux 6.19. Hasilnya, jika ada beberapa proses yang secara teratur menulis ke disk secara bersamaan (misalnya skrip backup), maka performa write ke EXT4 akan lebih handal.

Kemudian jika Anda menggunakan dual-boot Linux dengan Windows, ada pembaruan driver NTFS3 yang cukup besar dan menambahkan:

  • Alokasi tertunda untuk performa yang lebih baik
  • Operasi file berbasis iomap
  • Readahead yang lebih baik untuk scan direktori besar

Hingga saat ini, sistem file Linux belum memiliki cara yang konsisten untuk melaporkan kerusakan metadata dan error file I/O, dengan setiap sistem file melakukannya secara berbeda atau tidak sama sekali. Linux 7.0 menambahkan framework pelaporan kesalahan sistem file generik agar setiap error dapat diteruskan ke userspace melalui fsnotify.

Sistem file XFS dapat memperbaiki dirinya sendiri di Kernel Linux 7.0. Ketika error dilaporkan melalui sistem baru di atas, daemon yang dikelola melalui systemd dapat mengotomatiskan perbaikan, bahkan jika drive sedang terpasang dan digunakan.

Multi-Thread Lebih Cepat di CPU Intel Generasi Terbaru

Kini Intel Transactional Synchronization Extensions (TSX) diaktifkan secara default, sehingga dengan menggunakan kernel Linux 7.0 pada CPU Intel modern (generasi ke-10 atau lebih baru) dapat memberikan peningkatan performa yang moderat pada beban kerja multi-thread.

Linux 7.0
Linux 7.0

Sebelumnya ekstensi ini dinonaktifkan pada semua CPU yang kompatibel dengan TSX karena kerentanan (vulnerability) yang ditemukan pada TSX Asynchronous Abort pada tahun 2019. Karena masalah tersebut telah memengaruhi prosesor Intel Core generasi ke-6 hingga ke-9, serta beberapa chip Intel generasi ke-10.

Namun, mayoritas chip Intel generasi ke-10 kini tidak memiliki kerentanan tersebut, sehingga TSX diaktifkan kembali secara dinamis di kernel Linux 7.0. Untuk prosesor yang terpengaruh, TSX tetap di-non-aktif-kan, sedangkan untuk prosesor yang tidak terpengaruh, TSX kini diaktifkan.

Dekode Video Rockchip RK3588/RK3576

Jika Anda menggunakan Linux pada komputer single-board berbasis Rockchip RK3588 atau RK3576 (seperti Orange Pi 5, Radxa ROCK 5 dan lainnya), Anda akan mendapatkan manfaat dari hadirnya dekode video H.264 dan H.265 berbasis hardware-accelerated berkat Collabora, dengan dukungan langsung GStreamer dan FFmpeg.

Meskipun dekode video hardware sudah tersedia untuk chip tersebut, namun tetap memerlukan penggunaan kernel BSP dari vendor Rockchip daripada kernel mainline. Namun, hal itu tidak lagi berlaku dengan Linux 7.0. Sehingga, jika Anda meenggunakan Ubuntu 26.04 LTS pada perangkat tersebut, Anda akan disuguhi playback video 4K yang lancar pada booting pertama.

Graphics Driver

Setiap rilis kernel menyertakan tugas development untuk chip yang belum dijual dan tidak akan dijual dalam waktu dekat. Kernel Linux 7.0 juga tidak berbeda. Pengembangan itu penting, tetapi akan dilakukan secara bertahap dan mayoritas selesai pada saat hardware di tangan konsumen.

GPU Radeon era GCN 1.0 dan 1.1 yang beralih ke driver amdgpu modern di kernel Linux 6.19, mendapatkan dukungan native Vulkan dan peningkatan performa yang signifikan dalam prosesnya. GPU tersebut mendapatkan perbaikan stabilitas lebih lanjut di kernel versi 7.0.

Mereka yang menggunakan driver NVK open-source untuk GPU NVIDIA yang lebih baru juga akan melihat peningkatan performa.

Dari sisi Intel, graphics driver Xe kini mengekspos lebih banyak sensor suhu, dan GPU diskrit Intel Arc B-series (Battlemage) tidak lagi memblokir D3cold, status penghematan daya PCIe paling dalam. Jadi, jika Anda punya salah satu graphics card tersebut, mungkin sekarang akan mengonsumsi lebih sedikit daya saat proses idle.

Power Saving HDD dihapus

Linux 7.0 kini menghapus laptop_mode, sebuah fitur penghematan daya yang berasal dari era kernel Linux 2.6 saat hard disk masih berputar.

Pengembang kernel, Johannes Weiner, mengatakan “Manfaatnya tampaknya tidak lagi sepadan untuk mempertahankannya, apalagi sekarang SSD lebih umum digunakan di laptop, di mana penggunaan daya menjadi perhatian yang lebih mendesak”.

“Footprint fitur ini kecil, tetapi tetap saja merupakan faktor yang rumit dalam sistem file mm, blok. Developer tidak lagi memikirkannya, dan kemungkinan besar belum ditest dengan perubahan reclaim dan writeback baru selama bertahun-tahun”.

Ubuntu 26.04 LTS (Resolute Raccoon) Beta
Ubuntu 26.04 LTS (Resolute Raccoon) Beta
Driver Laptop dan Input Device

Linux 7.0 membawa serangkaian peningkatan dukungan hardware yang solid untuk laptop, desktop, dan beberapa perangkat input yang mungkin ingin Anda gunakan dengannya.

Driver ASUS WMI yang memungkinkan laptop mengekspos kontrol hardware ke Linux pada laptop ASUS ROG dan TUF, kini mendapatkan perbaikan penanganan backlight control, keyboard dan RGB brightness. Dukungan untuk tombol kontrol kipas Fn + F5 pada laptop Asus ROG juga ditambahkan.

Driver HP WMI menambahkan dukungan kontrol kipas manual untuk laptop HP Victus S. Driver Lenovo WMI, yang digunakan laptop Legion dan perangkat gaming genggam seperti Legion Go, mengekspos pemantauan hardware melalui HWMON, memungkinkan kecepatan kipas dan suhu dibaca oleh alat pemantauan.

Pengguna TUXEDO InfinityBook Gen7 dapat mengelola Total Graphics Power (cTGP – daya yang diizinkan untuk digunakan oleh GPU diskrit Anda) melalui atribut sysfs baru, tetapi ini tidak dapat diakses pengguna dan hanya berfungsi pada model dengan GPU NVIDIA 3000.

Di sisi periferal, gitar Bluetooth Rock Band 4 untuk PS4 dan PS5 sekarang memiliki dukungan kernel. Jadi, jika Anda ingin memainkan gitar plastik Anda di Linux, sekarang Anda bisa. Sementara Logitech K980 yang menggunakan tenaga surya sekarang sepenuhnya didukung oleh kernel melalui Bluetooth.

Perubahan Lain pada Kernel Linux 7.0

Responsivitas sistem secara umum juga meningkat, karena pembuatan dan penghentian thread dilaporkan 10-16% lebih cepat berkat peningkatan alokasi PID, dengan operasi buka/tutup file 4-16% lebih cepat pada mesin multi-core. Namun, ini merupakan hasil benchmark dalam kondisi tertentu.

Bagi sistem administrator keamanan, Linux 7.0 menambahkan BPF filtering untuk io_uring, sehingga memungkinkan untuk melakukan operasi sandboxing. Perubahan ini mengisi celah yang sebelumnya diatasi dengan menonaktifkan io_uring sepenuhnya, kini hal itu tidak lagi diperlukan.

Selain itu, ada juga upaya peningkatan yang mengintegrasikan dukungan upstream untuk Qualcomm Snapdragon X2 Elite, dengan dukungan PHY yang hadir dalam pembaruan ini. Progress di sisi Linux untuk X Elite/X2 Elite bersifat bertahap tetapi tidak merata, sehingga impian akan pengalaman laptop Linux Snapdragon yang sempurna masih jauh dari kenyataan.

Perubahan penting lainnya pada Linux 7.0 meliputi:

  • Dukungan Rust kini permanen dan tidak lagi dalam status eksperimental
  • Dukungan kernel mainline SpacemiT K3 RVA23 SoC
  • Non-blocking direct write kini berfungsi dengan benar
  • Dukungan awal dekoder stateful AV1 di V4l2
  • Kini mengganti logo boot Tux lebih mudah dengan opsi kconfig baru
  • Dukungan Apple Silicon USB Type-C
  • SHA-1 module signing kini dihapus
  • ML-DSA post-quantum signatures kini ditambahkan
  • TPS65185 driver HWMON temp reporting (digunakan di PineNote)
  • Persiapan awal untuk WiFi 8 (Ultra High Reliability)
  • Btrfs kini mendukung I/O langsung jika ukuran blok melebihi ukuran halaman sistem
  • RISC-V: Dukungan ekstensi Zicfiss dan Zicfilp
  • EROFS kini mengaktifkan kompresi LZMA secara default
Cara mendapatkan Kernel Linux 7.0?

Ubuntu 26.04 LTS hadir dengan kernel Linux 7.0 sebagai kernel bawaan, sementara pengguna Ubuntu 24.04 LTS akan menerimanya sebagai backport software update pada bulan Juli, yang akan menjadi versi kernel baru paling akhir dari Canonical yang akan diterima Ubuntu Noble 24.04.

Di Ubuntu 25.10, Anda tidak akan mendapatkan pembaruan kernel Linux 7.0. Sehingga jika ingin menggunakannya, Anda perlu menginstal Linux 7.0 dari source yang berbeda, baik itu dari PPA (Personal Package Archive) kernel mainline, paket DEB, atau mengkompilasinya secara langsung dari source.

Sumber: Omgubuntu.co.uk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here